Archive Pages Design$type=blogging

Makalah Perkembangan Remaja dan Pacaran

BAB I PENDAHULUAN A.       Latar Belakang Psikologi perkembangan merupakan cabang dari psikologi individu, baik sebelum maupun setelah ke...

BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Psikologi perkembangan merupakan cabang dari psikologi individu, baik sebelum maupun setelah kelahiran berikut kematangan perilaku J.P. Chaplin, 1979) psikologi perkembangan merupakan ilmu yang mempelajari karakteristik setiap fase-fase perkembangan. Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk mengetahui karakteristik perkembangan fase remaja, hal-hal apa saja yang mempengaruhi psikologi perkembangan pada fase remaja, serta problematika pacaran pada masa remaja, maka dengan ini penulis mengambil judul REMAJA DAN PACARAN.
Untuk makalah ini. Pembuatan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mandiri yang diberikan oleh dosen mata kuliah psikologi perkembangan serta bertujuan untuk memenuhi atau menjawab rasa penasaran yang begitu kuat untuk mengetahui lebih dalam tentang remaja and pacaran.

B.       Batasan Masalah
Psikologi perkembangan adalah ilmu yang luas yang saling berkesinambungan antara setiap fase-fase perkembangan agar masalah penelitian leih terfokus kepada tujuan penelitian dan tidak terlalu luas, maka dengan ini penulis membatasi masalah penelitian hanya pada ruang lingkup Remaja dan pacaran saja.

C.      Identifikasi Masalah
Dalam hal ini penulis mengidentifikasi masalah penelitian sebagai berikut:
1.Pengertian psikologi perkembangan
2.Karakteristik perkembangan fase remaja
3.Pembahasan atau analisis data yang diperoleh tentang pacaran.

D.      Metode Penelitian
Pada makalah ini penulis menggunakan metode deskripsi untuk menggambarkan masalah penelitian. Adapun azas teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah sebagai berikut:
1.      Penelitian lapangan, merupakan penelitian dengan cara melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan dari objek penelitian, hal ini dilakukan dengan cara membagikan angket yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang masalah penelitian.
2.      Penelitian kepustakaan atau library research yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data dan keterangan melalui buku-buku dan bahan lainnya yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti
3.      Metode analisa kualitatif dan kuantitatif yaitu dengan cara menganalisa data dengan menggunakan uraian-uraian angka atau kalimat yang berdasarkan teori disertai dengan penjelasan dalam pemecahan masalah yang dapat melengkapi kesimpulan yang diharapkan.



BAB II
LANDASAN TEORI

A.   Pengertian psikologi perkembangan dan makna remaja
a.       Pengertian psikologi perkembangan
Psikologi perkembangan merupakan cabang dari psikologi yang mempelajari proses perkembangan individu, baik sebelum maupun setelah kelahiran berikut kematangan perilaku. ( J.P. Chaplin, 1979 ).
Psikologi perkembangan merupakan cabang psikologi yang mempelajari perubahan tingkah laku dan kemampuan sepanjang proses perkembangan individu dari mulai masa konsepsi sampai mati. ( Ross Vasta. dkk, 1992 ).
b.         Makna remaja
Remaja adalah tahap umur yang datang setelah masa kanak-kanak berakhir, ditandai oleh pertumbuhan fisik cepat. Pertumbuhan cepat yang terjadi pada tubuh remaja luar dan dalam itu, membawa akibat yang tidak sedikit terhadap sikap, perilaku, kesehatan serta kepribadian remaja. (Darajat Zakiah, Remaja harapan dan tantangan: 8).
Hal inilah yang membawa para pakar pendidikan dan psikologi condong untuk menamakan tahap-tahap peralihan tersebut dalam kelompok tersendiri, yaitu remaja yang merupakan tahap peralihan dari kanak-kanak, serta persiapan untuk memasuki masa dewasa. Biasanya remaja belum dianggap sebagai anggota masyarakat yang perlu didengar dan dipertimbangkan pendapatnya serta dianggap bertanggung jawab atas dirinya. Terlebih dahulu mereka perlu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kapasitas tertentu, serta mempunyai kemantapan emosi, sosial dan kepribadian. Dalam pandangan Islam seorang manusia bila telah akhil baligh, maka telah bertanggung jawab atas setiap perbuatannya. Jika ia berbuat baik akan mendapat pahala dan apabila melakukan perbuatan tidak baik akan berdosa. Masa remaja merupakan masa dimana timbulnya berbagai kebutuhan dan emosi serta tumbuhnya kekuatan dan kemampuan fisik yang lebih jelas dan daya fakir menjadi matang. Namun masa remaja penuh dengan berbagai perasaan yang tidak menentu, cemas dan bimbang, dimana berkecambuk harapan dan tantangan, kesenangan dan kesengsaraan, semuanya harus dilalui dengan perjuangan yang berat, menuju hari depan dan dewasa yang matang.
Secara psikologis, masa remaja adalah usia dimana individu berintelegensi dengan masyarakat dewasa, usia dimana anak tidak lagi merasa di bawah tingkat orang-orang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkatan uang sama, sekurang-kurangnya dalam masalah hak. Integrasi dalam masyarakat (dewasa) mempunyai banyak aspek efektif, kurang lebih berhubungan dengan masa puber. Termasuk juga perubahan intelektual yang mencolok. Transformasi intelektual yang khas dari cara berfikir remaja ini memungkinkannya untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa, yang kenyataannya merupakan ciri khas yang umum dari periode perkembangan ini.
Fase remaja merupakan perkembangan individu yang sangat penting, yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi. Menurut Konpka (Pikunas, 1976) masa remaja ini meliputi (a) remaja awal: 12-15 tahun; (b) remaja madya: 15-18 tahun; (c) remaja akhir: 19-22 tahun. Sementara Salzman mengemukakan, bahwa remaja merupakan masa perkembangan sikap tergantung (dependence) terhadap orang tua ke arah kemandirian (independence), minat-minat seksual, perenungan diri, dan perhatian terhadap nilai-nilai estetika dan isu-isu moral.
Dalam budaya Amerika, periode remaja ini dipandang sebagai “Strom dan Stress”, frustasi dan penderitaan, konflik dan krisis penyesuaian, mimpi dan melamun tentang cinta, dan perasaan teralineasi (tersisihkan) dari kehidupan sosial budaya orang dewasa (Lustin Pikunas, 1976).




B.   Ciri-Ciri Masa Remaja
1.      Masa remaja sebagai periode peralihan, yaitu peralihan dari masa kanak-kanak ke peralihan masa dewasa.
2.      Masa remaja sebagai periode perubahan.
3.      Masa remaja sebagai usia bermasalah.
4.      Masa remaja sebagai masa mencari identitas.
5.      Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan, karena masalah penyesuaian diri dengan situasi dirinya yang baru, karena setiap perubahan membutuhkan penyesuaian diri.
6.      Masa remaja sebagai ambang masa dewasa.
7.      Ciri-ciri kejiwaan remaja, tidak stabil, keadaan emosinya goncang, mudah condong kepada ekstrim, sering terdorong, bersemangat, peka, mudah tersinggung, dan perhatiannya terpusat pada dirinya.

C.   Alasan-Alasan Yang Umum Untuk Berpacaran Selama Masa Remaja
1.         Hiburan
Apabila berkencan dimaksudkan untuk hiburan, remaja menginginkan agar pasanganya mempunyai berbagai keterampilan sosial yang dianggap penting oleh kelompok sebaya, yaitu sikap baik hati dan menyenangkan
2.         Sosialisasi
Kalau anggota kelompok sebaya membagi diri dalam pasangan-pasangan kencan, maka laki-laki dan perempuan harus berkencan apabila masih ingin menjadi anggota kelompok dan mengikuti berbagai kegiatan sosial kelompok
3.         Status
Berkencan bagi laki-laki dan perempuan, terutama dalam bentuk berpasangan tetap, memberikan status dalam kelompok sebaya, berkencan dalam kondisi demikian merupakan batu loncatan ke status yang lebih tinggi dalam kelompok sebaya.


4.         Masa Pacaran
Dalam pola pacaran, berkencan berperan penting karena remaja jatuh cinta dan berharap serta merencanakan perkawinan, ia sendiri harus memikirkan Sungguh-sungguh masalah keserasian pasangan kencan sebagai teman hidup.
5.         Pemilihan Teman Hidup
Banyak remaja yang bermaksud cepat menikahi memandang kencan sebagai cara percobaan atau usaha untuk mendapatkan teman hidup.

D.   Kebutuhan Remaja
1.    Kebutuhan akan pengendalian diri
2.    Kebutuhan akan kebebasan
3.    Kebutuhan akan rasa kekeluargaan
4.    Kebutuhan akan penerimaan social
5.    Kebutuhan akan penyesuaian diri
6.    Kebutuhan akan agama dan nilai-nilai sosial

E.   Berbagai konflik yang dialami oleh remaja
1.    Konflik antara kebutuhan untuk mengendalikan diri dan kebutuhan untuk bebas dan merdeka
2.    Konflik antara kebutuhan akan kebebasan dan kebutuhan akan ketergantungan kepada orang tua.
3.    Konflik antara kebutuhan seks dan kebutuhan agama serta nilai sosial.
4.    Konflik antara prinsip dan nilai-nilai yang dipelajari oleh remaja ketika ia kecil dulu dengan prinsip dan nilai yang dilakukan oleh orang dewasa di lingkungannya dalam kehidupan sehari-hari.
5.    Konflik menghadapi masa depan.

F.    Tugas-tugas perkembangan remaja
William Kay mengemukakan tugas-tugas perkembangan remaja itu sebagai berikut :
a.         Menerima fisiknya sendiri berikut keragaman kualitasnya.
b.         Mencapai kemandirian emosional dari orangtua atau figur-figur yang mencapai otoritas.
c.         Mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal dan belajar bergaul dengan teman sebaya atau orang lain, baik secara individu maupun kelompok.
d.        Menemukan manusia model yang dijadikan identitasnya.
e.         Menerima dirinya sendiri dan memiliki kepercayaan terhadap kemampuannya sendiri
f.          Memperkuat self-control (kemampuan mengendalikan diri) atas dasar skala nilai. Prinsip-prinsip atau falsafah hidup (Weltanschauung).
g.         Mampu meninggalkan reaksi dan penyesuaian diri (sikap/perilaku) kenak-kanakan.

G.   Masa-Masa Remaja
Masa remaja merupakan masa yang banyak menarik perhatian karena sifat-sifat khasnya dan peranannya yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakat orang dewasa. Masa ini dapat diperinci lagi menjadi beberapa masa, yaitu sebagai berikut.
1)        Masa praremaja (remaja awal)
Masa praremaja biasanya berlangsung hanya dalam waktu relatif singkat. Masa ini ditandai oleh sifat-sifat negative pada si remaja sehingga seringkali masa ini disebut masa negative dengan gejalanya seperti tidak senang, kurang suka bekerja, pesimisitik, dan sebagainya. Secara garis besar sifat-sifat negative tersebut dapat diringkas, yaitu a) negative dalam prestasi, baik prestasi jasmani maupun prestasi mental; dan b) negative dalam sosial, baik dalam bentuk menarik diri dari masyarakat (negative positif) maupun dalam bentuk agresif terhadap masyarakat (negative aktif).
2)        Masa remaja (remaja madya)
Pada masa ini mulai tumbuh dalam diri remaja dorong untuk hidup, kebutuhan akan adanya teman yang dapat memahami dan menolongnya, teman yang dapat turut merasakan suka dan dukanya. Pada masa ini, sebagai masa mencari sesuatu yang dapat dipandang menilai, pantas dijunjung tinggi dan di puja-puja sehingga masa ini disebut masa merindu puja (mendewa-dewakan), yaitu sebagai dewa remaja.
Proses terbentuknya pendirian atau pandangan hidup atau cita-cita hidup itu dapat di pandang sebagai penemuan nilai-nilai kehidupan. Proses penemuan nilai-nilai kehidupan tersebut adalah pertama, karena tiadanya pedoman, si remaja pedoman, si remaja merindukan sesuatu bayang dianggap bernilai, pantas dipuja walau pun sesuatu yang dipujanya belum mempunyai bentuk tertentu, bahkan seringkali remaja hanya mengetahui bahwa dia menginginkan sesuatu tetapi tidak mengetahui apa yang diinginkannya. Kedua objek pemujaan itu telah menjadi lebih jelas, yaitu pribadi-pribadi yang dipandang mendukung nilai-nilai tertentu (jadi personifikasi nilai-nilai). Pada anak laki-laki sering aktif meniru, sedangkan pada anak perempuan kebanyakan pasif, mengagumi, dan memujanya dalam khayalan.
3)        Masa remaja akhir
Setelah remaja telah ditentukan pendirian hidupnya, pada dasarnya telah tercapailah masa remaja akhir dan telah terpenuhilah tugas-tugas perkembangan masa remaja, yaitu menemukan pendirian hidup masuklah individu ke dalam masa dewasa.
4)        Masa Usia Kemahasiswaan
Masa usia mahasiswa sebenarnya berumur sekitar 18,0 sampai 25,0 tahun. Mereka dapat digolongkan pada masa remaja akhir sampai masa dewasa awal atau dewasa madya. Dilihat dari segi perkembangan, tugas perkembangan pada usia mahasiswa ini ialah pemantapan pendirian hidup.

H.   Karakteristik Perkembangan Remaja
Seiring perkembangan dan pertumbuhan fisik, terjadi pula perubahan dan perkembangan di dalam tubuhnya. Kelenjar kanak-kanaknya telah berakhir, berganti dengan kelenjar endokrin yang memproduksi hormon, sehingga menggalakan Pertumbuhan organ seks yang tumbuh menuju kesempurnaan.
Organ seks menjadi besar disertai dengan kemampuannya untuk melaksanakan fungsinya. Pada remaja putri terjadi pembesaran payudara dan pembesaran pinggul. Di samping itu meningkat pula dengan cepat berat dan tinggi badan. Sedangkan pada remaja pria mulai kelihatan (membesar) jakun di lehernya dan suara menjadi sengau / besar. Di samping itu bahunya bertambah lebar dan mulai tumbuh bulu di ketika dan di atas bibir atasnya (kumis). Satu tanda Kematangan seksual dengan jelas pada remaja putri tetapi hanya diketahui oleh yang bersangkutan saja, yaitu terjadinya datang bulan / haid dan pada remaja putera mimpi basah. Tanda-tanda permulaan Kematangan seksual tidak berarti bahwa secara langsung terjadi kemampuan reproduksi.

I.     Penyimpangan atau Kenakalan Remaja
1.         Seks bebas di kalangan remaja, yang bisa menyebabkan terjangkitnya penyakit AIDS.
2.         Kecanduan akan Narkoba yang menyebakan kematian dan AIDS
3.         Kecanduan Alkohol / minuman keras.
4.         Tawuran.
5.         Sering berkunjung ke diskotik.
6.         Menjajakan diri kepada pria hidung belang.

J.    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Menyimpang Pada Remaja
1.         Kelalaian orangtua dalam mendidik anak (memberikan ajaran dan bimbingan tentang nilai-nilai agama).
2.         Sikap perilaku orangtua yang buruk terhadap anak.
3.         Kehidupan ekonomi keluarga yang morat marit (miskin/fakir).
4.         Diperjualbelikannya minuman keras/obat-obatan terlarang secara bebas.
5.         Kehidupan moralitas masyarakat yang bobrok.
6.         Beredarnya film-film atau bacaan-bacaan porno.
7.         Perselisihan atau konflik orangtua (antar anggota keluarga).
8.         Perceraian orangtua.
9.         Penjualan alat-alat kontrasepsi yang kurang terkontrol.
10.     Hidup menganggur.
11.     Kurang dapat memanfaatkan waktu luang.
12.     Pergaulan negatif (teman bergaul yang sikap dan perilakunya kurang memperhatikan nilai-nilai moral).




BAB IV
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Dalam ajaran Islam sesungguhnya istilah pacaran itu tidak ada, yang ada hanyalah istilah ta’aruf yaitu perkenalan antara calon istri dan calon suami. Tetapi mungkin disebabkan oleh semakin berkembangnya teknologi sehingga pergaulan semakin luas dan berkembang sehingga banyak orang yang setuju dengan pacaran. Hal ini juga mungkin disebabkan karena Indonesia bukan negara Islam, sehingga peraturan / hukum-hukum islam di Indonesia tidak begitu kuat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tidak seperti di negara Islam lainnya seperti Arab Saudi. Serta tuntutan dan perkembangan zaman yang membuat sistem /cara didik dan pergaulan pada zaman “Siti Nurbaya” tidak bisa diterapkan lagi dalam kehidupan zaman sekarang.
Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis dengan cara membagikan angkat yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang masalah penelitian kepada 50 responden, dapat disimpulkan bahwa :
1.         Sebagian besar responden menyatakan setuju hingga pacaran.
2.         Sebagian besar responden menyatakan pernah mempunyai pacar atau berpacaran.
3.         Sebagian besar responden menyatakan sedang tak mempunyai pacar saat ini (periode 2008).
4.         Sebagian besar responden menyatakan pertama kali mempunyai pacar pada usia < 17 tahun. Hal ini sangat beresiko sekali, karena umur <17 tahun adalah umur yang sangat rentan dan labil terjerumus ke dalam hal-hal yang sifatnya negatif serta masih kurangnya daya kontrol untuk mengontrol diri, emosi nafsunya.

B.       Saran
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan kepada 50 responden, penulis menyadari bahwa ada perbedaan prinsip hidup, penulis sangat menghargai kepada mahasiswa atau responden yang menyatakan tak setuju hingga pacaran dan yang menyatakan setuju hingga pacaran. Maka dengan ini, penulis ingin memberikan saran-saran kepada pembaca yang mungkin bisa bermanfaat, diantaranya:
1.         Bagi responden mahasiswa yang menyatakan tak setuju hingga pacaran, dapat melakukan ta’aruf kepada calon suami atau istri.
2.         Bagi responden atau mahasiswa yang menyatakan setuju hingga pacaran diharapkan agar bisa menjaga kelancaran kuliahnya, jadikan pacaran sebagai motivasi atau penyemangat untuk berprestasi dalam bidang pendidikan.
3.         Jadikan agama dan keimanan sebagai alat untuk membatasi atau mengontrol diri dalam berpacaran agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas atau seks bebas.
4.         Bagi mempunyai pacar diharapkan untuk bisa menjaga diri, kehormatan kesucian dan nama baik dirinya sendiri, keluarga, agama, almamater dan daerah asalnya serta bangsanya.





DAFTAR PUSTAKA

Darajat Zakiah. 1995. Remaja Harapan dan Tantangan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.

B. Hur lock Elizabeth. 1999. Psikologis Perkembangan. Jakarta : Erlangga

Syamsu Yusuf. 2004. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

anakciremai.blogspot.com


COMMENTS

Nama

#LERB 1001 Books Mus Read Before You Die Action adat dan budaya. Adventure Agoeng Nadh Ajip Rosidi Alexandre Dumas Aliens Amanda Ashby Amore android antivirus aplikasi Apocalyptic Arsitek artikel Asal Mula Suku Baduy Astrid Zeng bayi BBI Belajar Bahasa Indonesia dengan Diskusi Belanda benci Binatang bingung biografi Bisnis blackberry Books in English Challenge budaya nusantara budidaya capres cawapres cerita lucu cerpen Challenge Chaos[at]work Character Thursday Chicklit Childrens China chit-chat Chris Dyer Christina Tirta Classic Competition Comprensión de la educación física Contemporary Contest contoh contoh soal contoh surat Crissy Calhoun Cultural Curriculum Vitae de seguros Death Delirium Diskusi Djokolelono Drama dunia Dystopia Earthsea Cycle educación educacion definicion educación física Educación física para los adultos edukasi ekonomi Entertainment facebook Fairies Faktur Family Fantasy fatin Feby Indirani File Skripsi film Francisca Todi Free ebook Friendship fun Gayle Forman Gayus Holomoan P. Tambunan adalah Gemscool Giveaway google update harga harga nokia harga samsung healthy Historical Fiction Historical Fiction Challenge 2012 Historical Romance hiv-aids Holocaust Horror hot news Humor Hunger Games Ideologi Pancasila If I Stay Ika Natassa Ilana Tan Indonesia Info info menarik Inggris insurance internet Ipad apps islami Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2013 James Patterson Jane Austen jantung Jenis-Jenis Tanah di Indonesia Jepang jilbab John Boyne Judul Skripsi Jules Verne Just-For-Fun-RC Kardashian Karla M. Nashar Karya tulis Kebudayaan Suku di Makasar di Era Globalisasi kata bijak kata cinta kata motivasi kata mutiara kata romantis kata-kata bijak kebencian Keberadaan Suku Baduy Kecantikan kelalawar Ken Grimwood Kesehatan Kesuburan Biologi (Mikrobiologi) Kewirausahaan Kim Eun Jeong Kode Nokia Konsep Kurikulum koperasi Korea Kumpulan Clipart Kumpulan Nama Bayi L.J. Smith La Mian latest news Lauren Oliver laut Lia Indra Andriana limbah lingkungan Lirik Lagu Lorien Legacies lucu M.G. Harris Maggie Tiojakin Magic makalah Makalah Adat dan Budaya MAKALAH Biologi Tentang Polusi Air Makalah Buku Minat Baca dan Wawasan Makalah Filsafat Pendidikan Makalah Flora dan Fauna Makalah Kasus Lingkungan Hidup Makalah Kebijakan Makalah Keluarga Berencana menurut pandangan Islam Makalah Kemampuan Dasar Mengajar Makalah Kependudukan dan Lingkungan Hidup Makalah Kerusakan Hutan Akibat Limbah Industri Makalah Kesehatan Keselamatan Kerja makalah Khasanah Kebudayaan Suku Baduy Makalah Media Pembelajaran Makalah Nasionalisme Makalah Pelestarian Lingkungan Hidup Makalah Penanganan Anak Sulit Belajar Makalah Pendidikan Kewarganegaraan Makalah Pengaruh Anemia Makalah Pengelolaan Sampah di Pedesaan dan di Perkotaan Makalah Pengembangan Kawasan Pantai Makalah Penggunaan Media untuk Pembelajaran makalah Pengolahan Sampah Makalah Penyakit Cacar Makalah Perkembangan Remaja dan Pacaran Makalah Perubahan Sosial Makalah Pesona Alam Wisata Purbalingga Makalah Problematika Sistem Pendidikan Indonesia Makalah Proses Perkembangan Antropologi dalam kaitannya dengan perkembangan Budaya. Makalah Proses Perkembangan Antropologi dalam kaitannya dengan perkembangan Budaya. Pengertian Kebudayaan Makalah Puber Makalah Rasa Rendah Diri Makalah Realisasi Pancasila dalam Bidang Kebudayaan Makalah Rumah Sehat Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi Makalah Toksikologi Lingkungan Makalah Tumbuhnya Lumut Pada Batuan Candi Borobudur Makalah Wawasan Nusantara Makanan Malaysia manfaat Marc Levy mario teguh Mary Kay Andrews Mary Rodgers Meg Cabot Metropop Moammar Emka motivasi Motivasi dan Aspek-aspek Pembelajaran Music My Stupid Boss Mystery Myth Name In A Book Challenge Narrative text Naskah pidato News Ninit Yunita Non-Fiction olahraga Orizuka Pakaian pandangan islam Paranormal PDA Pembangunan Lingkungan Hidup dan Otonomi Daerah Secara Berkelanjutan pembangunan. Pendidikan Penerbit Andi Penerbit Atria Penerbit Authorized Books Penerbit Avon Books Penerbit Bentang Penerbit Buku Katta Penerbit Bukune Penerbit Dastan Books Penerbit Elex Media Komputindo Penerbit Escaeva Penerbit Esensi Penerbit Gagas Media Penerbit Gradien Mediatama Penerbit Gramedia Penerbit HarperCollins Penerbit Haru Penerbit Mahaka Penerbit Mahda Books Penerbit Matahati Penerbit Mizan Penerbit Nulisbuku Penerbit Puspa Populer Penerbit Pustaka Jaya Penerbit Qanita Penerbit Scholastic Penerbit Serambi Penerbit Terakota Penerbit Ufuk Press Pengaruh Wudhu Bagi Kesehatan Pengaruh Globalisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup Adalah Pengertian dan Fungsi Notula Pengertian Konservasi Sumber Daya Alam Pengertian Membaca dan faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Baca Siswa Pengertian Minat pengetahuan Pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak disampaikan oleh Wakil Presiden Omar Suleiman Penyebab Pencemaran Air dan Cara Mengolah Air yang Tercemar peran pendidikan Peranan Guru Peranan Membaca Perancis PERILAKU AGRESIF REMAJA Pittacus Lore Prameter Air yang dikatakan bersih Pretty Little Liars proposal PTK puisi rahasia alam ramalan Re-post Resep Masakan Resep Minuman Retni SB Romance RPP dan Silabus Sains Sara Shepard School Science Fiction Scott Westerfeld sejarah sepak bola Short Stories Simone Elkeles skripsi smartphones sms SNMPTN 2013 Spionase Stefiani E. I. Stephanie Laurens Supernatural surat lamaran kerja surat pengunduran diri Suzanne Collins Taiwan tata usaha Tatiana De Rosnay Teaser Tuesdays Teenlit teknologi Tere-Liye ternak The Joshua Files The Vampire Diaries Threes Emir Thriller Time Travel tips tips dan trik Travelogue tutorial ucapan ucay dwntr Uglies unik unta Ursula K. Le Guin US usaha Vampires video Video "Andai Aku Jadi gayus Tambunan" Virginia Novita viru mers W. Somerset Maugham Wanda Hamidah War Windy Ariestanty wirausaha Wishful Wednesday X Factor Indonesia Young Adult Yudhi Herwibowo
false
ltr
item
sanghiang: Makalah Perkembangan Remaja dan Pacaran
Makalah Perkembangan Remaja dan Pacaran
sanghiang
http://ekookdamezs.blogspot.com/2011/04/makalah-perkembangan-remaja-dan-pacaran.html
http://ekookdamezs.blogspot.com/
http://ekookdamezs.blogspot.com/
http://ekookdamezs.blogspot.com/2011/04/makalah-perkembangan-remaja-dan-pacaran.html
true
7703537770750550472
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago