Archive Pages Design$type=blogging

Teori Konstruktivisme

Teori Konstruktivisme  1. Pengenalan Kurikulum Baru SD (KBSR) memiliki tujuan mengembangkan fungsi murid secara menyeluruh dan terpadu unt...

Teori Konstruktivisme
 1. Pengenalan

Kurikulum Baru SD (KBSR) memiliki tujuan mengembangkan fungsi murid secara menyeluruh dan terpadu untuk mewujudkan insan yang seimbang dan harmonis dari segi intelek, rohani, emosi dan jasmani supaya mereka dapat menjalani kehidupan seharian mereka dengan efektif dan penuh tanggung jawab. Untuk mencapai tujuan ini, di antara lain, guru harus memiliki keterampilan memilih metode pengajaran dan pembelajaran dengan bijaksana supaya metode yang dipilih itu sesuai dengan murid-murid yang berbagai kemampuan dan minat.
Ilmu pengetahuan murid tidak semuanya berasal dari informasi indera yang ada secara bebas dalam lingkungan yang diserap ke dalam pikiran murid melalui pengalaman pancaindera, atau kewujudan pengetahuan sejadi dalam mental, tetapi ilmu pengetahuan itu diperoleh dengan cara membangun sendiri oleh setiap murid melalui pengalaman, renungan dan pengabstrakan .

2. Pengertian Konstruktivisime
Konstruktivisime merupakan proses pembelajaran yang menerangkan bagaimana pengetahuan disusun dalam pikiran manusia. Unsur-unsur konstruktivisme telah lama dipraktekkan dalam metode pengajaran dan pembelajaran di tingkat sekolah, maktab dan universitas tetapi kecil artinya dan tidak ditekankan.

Menurut pemahaman konstruktivisme, ilmu pengetahuan sekolah tidak boeh dipindahkan dari guru ke guru dalam bentuk yang serba sempurna. Murid harus bina sesuatu pengetahuan iut mengikut pengalaman masing-masing. Pembelajaran adalah hasil dari usaha murid itu sendiri dan guru tidak bisa belajar untuk murid. Molekul penyusun dasar untuk ilmu pengetahuan sekolah ialah satu skema iaiatu aktivitas mental yang digunakan oleh murid sebagai bahan mentah untuk proses renungan dan pengabstrakan. Pikiran murid tidak akan menghadapi realitas yang ada secara terasing dalam lingkungan. Realitas yang diketahui murid adalah realitas yang dia bina sendiri. Murid sebenarnya telah memiliki satu set ide dan pengalaman yang membentuk struktur kognitif terhadap lingkungan mereka.

Untuk membantu murid membangun konsep atau pengetahuan baru, guru harus mempertimbangkan struktur kognitif yang ada pada mereka. Bila informasi baru telah disesuaikan dan diserap untik dijadikan bagian dari pegangan kuat mereka, barulah kerangka baru tentang sesuatu bentuk ilmu pengetahuan dapat dibangun. Proses ini dinamakan konstruktivisme.

Beberapa anggota konstruktivisme yang terkemuka berpendapat bahwa pembelajaran yang bermakna itu dimulai dengan pengetahuan atau pengalaman sedia ada murid.

Rutherford dan Ahlgren berpendapat bahwa murid memiliki ide mereka sendiri tentang hampir semua hal, di mana ada yang benar dan ada yang salah. Jika pemahaman dan miskonsepsi ini diabaikan atau tidak ditangani dengan baik, pemahaman atau kepercayaan asal mereka itu akan tetap kekal walaupun dalam peperiksaan mereka mungkin memberi jawaban seperti yang diinginkan oleh guru.

John Dewey menguatkan lagi teori konstruktivisme ini dengan mengatakan bahwa pendidik yang efisien harus melaksanakan pengajaran dan pembelajaran sebagai proses menyusun atau membangun pengalaman terus. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi murid di dalam setiap aktivitas pengajaran dan pembelajaran.

Dari persepektif epistemologi yang disarankan dalam konstruktivisme fungsi guru akan berubah. Perubahan akan terjadi dalam teknik pengajaran dan pembelajaran, penilaian, penelitian dan cara melaksanakan kurikulum. Misalnya, perspektif ini akan mengubah metode pengajaran dan pembelajaran yang bertumpu pada keberhasilan murid meniur dengan tepat apa saja yang disampaikan oleh guru kepada metode pengajaran dan pembelajaran yang bertumpu pada keberhasilan murid membangun skema pengkonsepan berdasarkan kepada pengalaman yang aktif. Ia juga akan mengubah fokus penelitian dari pembinaan model dari kacamata guru kepada pembelajaran sesuatu konsep dari kacamata murid.

3. Perbandaingan Objektivisme Dengan Konstruktivisme
Paradigma pendidikan masa kini adalah kebanyakannya merupakan paradigma objektivisme. Paradigma ini gagal menyelesaikan banyak masalah dalam pendidikan. Perbedaan antara objektivisme dengan konstruktivisme adalah sangat nyata. Objektivisme berdasarkan tanggapan bahwa wujud pengetahuan di luar persepsi manusia. Menurut pandangan ini, fungsi sains adalah untuk memastikan pengetahuan disampaikan secara objektif. Proses pembelajaran dalam paradigma ini hanyalah untuk menyalarkan pengetahuan dari pendidik kepada murid. Pengetahuan sains dari perspektif konsruktivisme adalah penjelasan paling sesuai untuk menguraikan fenomena yang diperhatikan.

Anggota objektivisme berpendapat bahwa kata pemutus tentang apa yang harus diajarkan dan siapa yang patut mengajar adalah dibuat oleh `pakar 'yang semestinya mengetahui segala-galanya. Ini menyebabkan banyak murid tidak dapat melihat kebutuhan belajar sebagaimana yang dilihat oleh pihak `pakar '. Model otoriter ini menjadikan guru sebagai sumber pengetahuan dan menjadikan guru sangat penting dalam kelas. Murid dan juga orang awam beranggapan guru memiliki segala jawaban untuk semua masalah. Sistem ini gagal melahirkan murid yang produktif dan berpengetahuan luas.

Dari pandangan ahli konstruktivisme, setiap orang murid memiliki peran dalam menentukan apa yang akan mereka pelajari. penekanan diberi kepada menyediakan murdi dengan peluang untuk membentuk kemahiran dan pengetahan di mana mereka menghubungkan pengalaman lampau mereka dengan kegunaan masa depen. murid bukan hanya disediakan dengan fakta-fakta saja, sebaliknya penekanan diberi kepada proses berpikir dan keterampilan berkomunikasi. Setelah satu sesi diskusi murid bersama-sama menetnukan hal penting yang harus dipelajari dan tujuan mempelajarinya. Dalam proses ini murid akan mengalami prosedur yang digunakan oleh seorang saiantis seperti menyelesaikan masalah dan memeriksa hasil yang diperoleh

Melalui penggunaan paradigma konstruktivisme, guru perlu mengubah peranannya dalam kamar sains. Guru mungkin akan berperan sebagai pelajar atau peneliti. Dengan cara ini, guru akan lebih memahami bagaimana murid membina konsep atau pengetahuan. Justru itu guru akan memperoleh keterampilan untuk membangun dan memodifikasi pemahaman serta berkomunikasi dengan orang lain. Guru akan memahami bahwa proses pembinaan dan modifikasi konsep merupakan satu proses berkelanjutan dalam kehidupan.

Dalam paradigma konstruktivisme, murid menganggap peranan guru sebagai salah satu sumber pengetahuan dan bukan sebagai seorang yang tahu segla-galanya. Mereka menganggap pengetahuan sebagai sesuatu yang dapat disesuaikan dan dapat berubah. Mereka juga sadar bahwa mereka bertanggung jawab terhadap diri sendiri untuk menggunakan berbagai cara untuk memproses makluamt dan menyelesaikan masalah. Dengan kata lain, guru adalah berperan sebagai seorang fasilitator dan pembimbing. Hubungan guru dengan murid ibarat sebagai hubungan di antara bidan dengan ibu yang melahirkan anak. Guru bertanggung jawab membimbing dan membantu murid mempelajari sesuatu pelajaran dengan bermakna. Guru tidak bisa belajar untuk murid. Murid yang membangun paham sendiri.

Kebanyakan teknik penilaian sekarang adalah berdasarkan paradigma objektivisme. Dalam pengujian yang dilakukan, murid akan diuji apakah dia dapat memberikan jawaban yang diinginkan oleh penggubal pertanyaan. Mereka juga dianggap memiliki penafsiran yang sama dengan penggubal pertanyaan tentang apa yang diinginkan dalam pertanyaan. Oleh yang demikan, pertanyaan-pertanyaan tes tidak sebenarnya menguji kefahaman dan pengetahuan murid, tetapi hanya menguji kemahiran murid untuk memberikan jawaban yang diinginkan oleh penggubal pertanyaan saja.

Menurut teori konstruktivisme, penilaian harus mencakup cara menyelesaikan masalah dengan wajar dan pengetahuan. Antara teknik-teknik penilaian yang sedemikian ialah peta konsep, diagram venn, portofolio, tes prestasi dan tes tim.

Pandangan anggota konstruktivisme terhadap disiplin di dalam kelas adalah berbeda dengan anggota objektivisme. Anggota konstruktivisme menganggap peranan guru adalah sebagai manajer kelas dan bisa menangani hal-hal disiplin murid dengan sempurna. murid diterima sebagi individu yang memiliki fitur-fitur perlakuan yang berbeda di mana setiap individu itu diangap penting dalam proses pembelajaran dan perlu diberi perhatian yang wajar. Mereka diberikan kesempatan untuk membuat keputusan sendiri tentang hal-hal yang akan mereka pelajari. Melalui proses ini, mereka akan lebih prihatin, bertanggungjawab dan melibatkan diri dalam aktivitas pembelajaran mereka.

Sebaliknya anggota objektivisme berpendapat bahwa guru harus berperan sebagai pengawal disiplin kelas. Murid tidak ada pilihan kecuali menurut peraturan dan hukum yang ditetapkan. Mereka yang ingkar akan didenda.

Pengajaran dan pembelajaran yang berbasis konstruktivisme memberi peluang kepada guru untuk memilih metode pengajaran dan pembelajaran yang sesuai dan menentukan sendiri masa yang diperlukan untuk memperoleh sesuatu konsep atau pengetahuan. Selain itu, guru dapat membuat penilaian kendiri dan menilai kefahaman orang lain supaya kefahamannya tentang sesuatu bidang pengetahuan dapat ditingkatkan lagi.
  
Perbandingan Objektivisme Dengan Konstruktivisme Dalam Pendidikan

Objektivisme
Konstruktivisme
Tanggapan Utama
Pengetahuan wujud bebas dari persekitaran dalaman dan luaran pelajar
Pengetahuan bukan objektif, apa yang kita benar-benar tahu dan faham hanyalah persepsi kit. Ia ditentukan oleh kita semua. Pengetahuan tidak mempunyai struktur mutlak
Kesan
Guru menolong murid membina pengetahuan dan rangka konteks di mana ia wujud. Mereka mengguna analogi, contoh dan pelbagai kaedah mengingat. Mereka tanya soalan untuk membantu murid
Guru menolong murid membina kefahaman baru dan menolong murid merakamkannya ke dalam struktur kognitif sedia ada. Mereka melakukannya dengan menolong murid membentuk analogi, contoh dan kaedah mengingat murid sendiri, dan guru menolong murid membentuk soalan yang perlu ditanya bagi membimbing mereka ke arah kefahaman yang lebih tinggi
Respons Guru
"ada perkara yang anda hendak tahu dan saya akan ajar kepada anda apa yang saya tahu"
"Saya ajari ini, mereka belajar ini"
"Pelajar ini sungguh bijak, mereka belajar apa saja yang saya ajarkan"
"Ada perkara yang anda hendak tahu dan saya akan tolong anda mengetahui bagaimana anda boleh belajar mengenainya"
"Saya ajar ini, mereka belajar itu"
"Pelajar ini sungguh bijak, mereka belajar perkara yang saya tidak pernah rancang untuk ajar mereka"

source : [........]

COMMENTS

Nama

#LERB 1001 Books Mus Read Before You Die Action adat dan budaya. Adventure Agoeng Nadh Ajip Rosidi Alexandre Dumas Aliens Amanda Ashby Amore android antivirus aplikasi Apocalyptic Arsitek artikel Asal Mula Suku Baduy Astrid Zeng bayi BBI Belajar Bahasa Indonesia dengan Diskusi Belanda benci Binatang bingung biografi Bisnis blackberry Books in English Challenge budaya nusantara budidaya capres cawapres cerita lucu cerpen Challenge Chaos[at]work Character Thursday Chicklit Childrens China chit-chat Chris Dyer Christina Tirta Classic Competition Comprensión de la educación física Contemporary Contest contoh contoh soal contoh surat Crissy Calhoun Cultural Curriculum Vitae de seguros Death Delirium Diskusi Djokolelono Drama dunia Dystopia Earthsea Cycle educación educacion definicion educación física Educación física para los adultos edukasi ekonomi Entertainment facebook Fairies Faktur Family Fantasy fatin Feby Indirani File Skripsi film Francisca Todi Free ebook Friendship fun Gayle Forman Gayus Holomoan P. Tambunan adalah Gemscool Giveaway google update harga harga nokia harga samsung healthy Historical Fiction Historical Fiction Challenge 2012 Historical Romance hiv-aids Holocaust Horror hot news Humor Hunger Games Ideologi Pancasila If I Stay Ika Natassa Ilana Tan Indonesia Info info menarik Inggris insurance internet Ipad apps islami Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2013 James Patterson Jane Austen jantung Jenis-Jenis Tanah di Indonesia Jepang jilbab John Boyne Judul Skripsi Jules Verne Just-For-Fun-RC Kardashian Karla M. Nashar Karya tulis Kebudayaan Suku di Makasar di Era Globalisasi kata bijak kata cinta kata motivasi kata mutiara kata romantis kata-kata bijak kebencian Keberadaan Suku Baduy Kecantikan kelalawar Ken Grimwood Kesehatan Kesuburan Biologi (Mikrobiologi) Kewirausahaan Kim Eun Jeong Kode Nokia Konsep Kurikulum koperasi Korea Kumpulan Clipart Kumpulan Nama Bayi L.J. Smith La Mian latest news Lauren Oliver laut Lia Indra Andriana limbah lingkungan Lirik Lagu Lorien Legacies lucu M.G. Harris Maggie Tiojakin Magic makalah Makalah Adat dan Budaya MAKALAH Biologi Tentang Polusi Air Makalah Buku Minat Baca dan Wawasan Makalah Filsafat Pendidikan Makalah Flora dan Fauna Makalah Kasus Lingkungan Hidup Makalah Kebijakan Makalah Keluarga Berencana menurut pandangan Islam Makalah Kemampuan Dasar Mengajar Makalah Kependudukan dan Lingkungan Hidup Makalah Kerusakan Hutan Akibat Limbah Industri Makalah Kesehatan Keselamatan Kerja makalah Khasanah Kebudayaan Suku Baduy Makalah Media Pembelajaran Makalah Nasionalisme Makalah Pelestarian Lingkungan Hidup Makalah Penanganan Anak Sulit Belajar Makalah Pendidikan Kewarganegaraan Makalah Pengaruh Anemia Makalah Pengelolaan Sampah di Pedesaan dan di Perkotaan Makalah Pengembangan Kawasan Pantai Makalah Penggunaan Media untuk Pembelajaran makalah Pengolahan Sampah Makalah Penyakit Cacar Makalah Perkembangan Remaja dan Pacaran Makalah Perubahan Sosial Makalah Pesona Alam Wisata Purbalingga Makalah Problematika Sistem Pendidikan Indonesia Makalah Proses Perkembangan Antropologi dalam kaitannya dengan perkembangan Budaya. Makalah Proses Perkembangan Antropologi dalam kaitannya dengan perkembangan Budaya. Pengertian Kebudayaan Makalah Puber Makalah Rasa Rendah Diri Makalah Realisasi Pancasila dalam Bidang Kebudayaan Makalah Rumah Sehat Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi Makalah Toksikologi Lingkungan Makalah Tumbuhnya Lumut Pada Batuan Candi Borobudur Makalah Wawasan Nusantara Makanan Malaysia manfaat Marc Levy mario teguh Mary Kay Andrews Mary Rodgers Meg Cabot Metropop Moammar Emka motivasi Motivasi dan Aspek-aspek Pembelajaran Music My Stupid Boss Mystery Myth Name In A Book Challenge Narrative text Naskah pidato News Ninit Yunita Non-Fiction olahraga Orizuka Pakaian pandangan islam Paranormal PDA Pembangunan Lingkungan Hidup dan Otonomi Daerah Secara Berkelanjutan pembangunan. Pendidikan Penerbit Andi Penerbit Atria Penerbit Authorized Books Penerbit Avon Books Penerbit Bentang Penerbit Buku Katta Penerbit Bukune Penerbit Dastan Books Penerbit Elex Media Komputindo Penerbit Escaeva Penerbit Esensi Penerbit Gagas Media Penerbit Gradien Mediatama Penerbit Gramedia Penerbit HarperCollins Penerbit Haru Penerbit Mahaka Penerbit Mahda Books Penerbit Matahati Penerbit Mizan Penerbit Nulisbuku Penerbit Puspa Populer Penerbit Pustaka Jaya Penerbit Qanita Penerbit Scholastic Penerbit Serambi Penerbit Terakota Penerbit Ufuk Press Pengaruh Wudhu Bagi Kesehatan Pengaruh Globalisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup Adalah Pengertian dan Fungsi Notula Pengertian Konservasi Sumber Daya Alam Pengertian Membaca dan faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Baca Siswa Pengertian Minat pengetahuan Pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak disampaikan oleh Wakil Presiden Omar Suleiman Penyebab Pencemaran Air dan Cara Mengolah Air yang Tercemar peran pendidikan Peranan Guru Peranan Membaca Perancis PERILAKU AGRESIF REMAJA Pittacus Lore Prameter Air yang dikatakan bersih Pretty Little Liars proposal PTK puisi rahasia alam ramalan Re-post Resep Masakan Resep Minuman Retni SB Romance RPP dan Silabus Sains Sara Shepard School Science Fiction Scott Westerfeld sejarah sepak bola Short Stories Simone Elkeles skripsi smartphones sms SNMPTN 2013 Spionase Stefiani E. I. Stephanie Laurens Supernatural surat lamaran kerja surat pengunduran diri Suzanne Collins Taiwan tata usaha Tatiana De Rosnay Teaser Tuesdays Teenlit teknologi Tere-Liye ternak The Joshua Files The Vampire Diaries Threes Emir Thriller Time Travel tips tips dan trik Travelogue tutorial ucapan ucay dwntr Uglies unik unta Ursula K. Le Guin US usaha Vampires video Video "Andai Aku Jadi gayus Tambunan" Virginia Novita viru mers W. Somerset Maugham Wanda Hamidah War Windy Ariestanty wirausaha Wishful Wednesday X Factor Indonesia Young Adult Yudhi Herwibowo
false
ltr
item
sanghiang: Teori Konstruktivisme
Teori Konstruktivisme
sanghiang
http://ekookdamezs.blogspot.com/2011/06/teori-konstruktivisme.html
http://ekookdamezs.blogspot.com/
http://ekookdamezs.blogspot.com/
http://ekookdamezs.blogspot.com/2011/06/teori-konstruktivisme.html
true
7703537770750550472
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago